Jelas dibaca. Mudah dipahami.Pedoman editorial ↗
Berita Culun.INFORMASI DIGITAL & PANDUAN SEHARI-HARIBaca sampai paham.
Bagikan yang bermanfaat.
Literasi digital

Mengenali Tautan Mencurigakan Sebelum Membukanya

Alamat yang mirip, pesan mendesak, dan permintaan data yang tidak masuk akal perlu diperiksa bersama.

Laptop, ponsel, dan buku catatan di atas meja kayu
Foto ilustrasi: Unsplash. Bukan dokumentasi peristiwa tertentu.

Tidak semua tautan asing berbahaya. Namun, pesan yang mengaku berasal dari layanan yang Anda gunakan layak diperiksa sebelum dibuka, terutama bila meminta masuk ke akun atau menyerahkan data pribadi. Mulailah dari alamat situs dan tujuan pesannya.

Periksa alamat, bukan hanya nama yang ditampilkan

Teks tombol dapat bertuliskan nama sebuah layanan, sementara tautannya mengarah ke alamat berbeda. Jika perangkat memungkinkan, lihat alamat tujuan tanpa membuka halaman. Di komputer, arahkan penunjuk ke tautan; pada ponsel, perhatikan opsi peninjauan tautan yang tersedia. Jangan aktifkan pratinjau otomatis pada tautan yang Anda curigai.

Baca nama domain secara utuh. Kata merek yang muncul di bagian awal alamat, folder, atau parameter tidak otomatis berarti domain itu milik merek tersebut. Jika sulit memastikan batas nama domain, lebih baik buka layanan dari bookmark atau aplikasi yang biasa Anda gunakan.

Jangan menjadikan HTTPS sebagai satu-satunya patokan

HTTPS melindungi koneksi antara browser dan situs, tetapi tidak membuktikan bahwa pengelola situs jujur. Situs penipuan pun dapat memakai HTTPS. Penjelasan tim Chromium tentang ikon keamanan menegaskan perbedaan antara keamanan koneksi dan kepercayaan terhadap sebuah website.

Karena itu, alamat HTTPS perlu dibaca bersama identitas layanan, isi halaman, dan tindakan yang diminta. Tampilan rapi serta logo yang familiar juga bukan bukti kepemilikan: keduanya bisa ditiru.

Perhatikan permintaan yang tidak sesuai konteks

Pesan tentang pengiriman paket seharusnya tidak tiba-tiba meminta Anda memasang aplikasi dari file yang dikirim orang asing. Begitu pula tautan untuk membaca pengumuman yang mendesak Anda menyerahkan kata sandi atau kode masuk.

Jangan membagikan OTP kepada orang lain melalui chat atau telepon. Jika sedang melakukan tindakan yang memang Anda mulai sendiri, masukkan kode hanya pada aplikasi atau situs resmi yang telah Anda pastikan. Hentikan proses bila tujuan permintaannya tidak jelas.

Verifikasi lewat jalur yang sudah Anda kenal

Alih-alih memakai nomor layanan yang tertulis dalam pesan mencurigakan, cari bantuan dari aplikasi resmi atau alamat yang sebelumnya Anda gunakan. Tanyakan apakah benar ada pemberitahuan tersebut. Langkah ini membantu memisahkan isi pesan dari sumber kontak yang mungkin dibuat oleh pengirim yang sama.

Pesan yang mendesak Anda bertindak “sekarang juga” sebaiknya menjadi alasan untuk berhenti sejenak. Kebutuhan memeriksa identitas tetap berlaku meskipun pesan menyebut hadiah, batas waktu, atau ancaman akun ditutup.

Jika tautan sudah terlanjur dibuka

Tutup halaman bila muncul permintaan yang mencurigakan. Jangan melanjutkan pengisian data atau menjalankan berkas yang terunduh. Jika Anda sudah memasukkan kata sandi, buka layanan asli melalui jalur yang tepercaya, ganti kata sandi, dan periksa sesi masuk yang aktif.

Catat apa yang sempat dilakukan: hanya membuka halaman, memasukkan data, atau memasang aplikasi. Informasi ini membantu dukungan resmi memberi arahan yang sesuai. Membuka tautan saja tidak memberi cukup bukti untuk menyimpulkan apakah perangkat sudah terdampak.

Rujukan untuk dipelajari

Penjelasan teknis merujuk pada dokumentasi berikut. Langkah dan contoh disusun untuk membantu penerapannya dalam kegiatan sehari-hari.