Cara Cek Informasi Sebelum Membagikannya ke WhatsApp
Pesan yang ramai diteruskan belum tentu lengkap. Luangkan waktu untuk melihat sumber dan konteksnya sebelum ikut membagikan.

Sebuah tangkapan layar masuk ke grup keluarga. Judulnya membuat penasaran, keterangannya singkat, lalu ada ajakan untuk segera meneruskan. Dalam situasi seperti ini, pertanyaan pertama yang berguna adalah: informasi apa yang sebenarnya sedang diklaim, dan dari mana asalnya?
Baca isi, bukan hanya judul
Judul membantu mengenali topik, tetapi sering tidak memuat batasan, pengecualian, atau penjelasan yang ada di badan artikel. Buka tulisan lengkap, lalu cari siapa yang berbicara, apa yang terjadi, di mana, dan kapan. Jika isinya berbeda dari kesan judul, gunakan isi sebagai dasar ketika menceritakannya kembali.
Perhatikan juga bentuk kalimatnya. “Direncanakan”, “diusulkan”, dan “sudah berlaku” memiliki arti berbeda. Menghilangkan satu kata semacam ini saat menyalin pesan dapat membuat rencana terdengar seperti keputusan yang sudah berjalan.
Cari sumber pertama yang bisa diperiksa
Nama lembaga dalam pesan bukan bukti bahwa pesan tersebut berasal dari lembaga itu. Cari pengumumannya melalui situs atau kanal yang benar-benar dikelola pihak terkait. Untuk kutipan, lihat apakah ada rekaman, dokumen, atau pernyataan lengkap yang dapat dibaca.
Jika beberapa situs mengulang kalimat yang sama tanpa menunjukkan asalnya, perlakukan itu sebagai satu klaim yang disalin berkali-kali. Banyaknya salinan belum menambah bukti. Pisahkan informasi yang sudah memiliki rujukan dari bagian yang masih berupa dugaan.
Cocokkan tanggal dan tempat kejadian
Unggahan baru dapat menggunakan berita lama. Bedakan tanggal sebuah pesan diteruskan dengan tanggal peristiwa yang dibahas. Tulisan tentang penutupan jalan tahun lalu, misalnya, tidak otomatis berlaku untuk perjalanan besok.
Bila keterangan waktunya hanya “hari ini”, cari tanggal pada sumber awal. Periksa pula wilayah yang disebut. Kebijakan satu kota bisa keliru dipahami sebagai aturan nasional ketika potongan pesan kehilangan bagian pembukanya.
Lihat apakah foto mendukung keterangannya
Foto yang terlihat meyakinkan belum tentu diambil pada peristiwa yang sedang dibicarakan. Cari versi lain atau kemunculan gambar yang lebih lama. Google menyediakan penelusuran dengan gambar untuk membantu menemukan gambar serupa dan halaman yang memuatnya; hasilnya tetap perlu dibandingkan dengan konteks tulisan.
Baca juga panduan kami tentang memeriksa konteks foto viral. Hindari menyimpulkan keaslian hanya dari kualitas gambar atau banyaknya orang yang membagikan.
Bagikan tautan lengkap dengan keterangan yang tepat
Jika informasi sudah jelas, sertakan tautan sumber dan satu atau dua kalimat yang menjelaskan relevansinya. Hindari memotong bagian yang memuat syarat penting. Untuk WhatsApp Channel, tautan artikel lengkap membantu pembaca meninjau penjelasan yang tidak muat dalam pesan singkat.
Jika belum dapat dipastikan, simpan dulu atau tanyakan kepada pihak yang benar-benar mengetahui persoalannya. Apabila telanjur mengirim informasi yang salah, kirim koreksi di percakapan atau kanal yang sama agar penerima sebelumnya juga mendapat pembaruan.
Rujukan untuk dipelajari
Penjelasan teknis merujuk pada dokumentasi berikut. Langkah dan contoh disusun untuk membantu penerapannya dalam kegiatan sehari-hari.

